Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Shalat » Tempat-tempat Terlarang untuk Melakukan Shalat

Tempat-tempat Terlarang untuk Melakukan Shalat

(320 Views) December 18, 2016 1:30 am | Published by | No comment

LARANGAN UNTUK MELAKUKAN SHALAT DITEMPAT BERIKUT:

1. Kuburan
Yaitu suatu tempat yang dimakamkan didalamnya satu orang manusia.

Rasulullah shallallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda:
“Allah telah melaknat kaum Yahudi dan Nasrani!! Mereka telah menjadikan kuburan para nabi mereka sebagai masjid.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

2. Masjid-masjid yang dibangun di atas kuburan.
Rasulullah shallallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda:
“Sesungguhnya mereka itu (kaum Nasrani) jika ada di tengah-tengah mereka orang yang shalih, lalu orang tersebut mati, mereka bangun masjid di atas kuburannya. Lalu mereka menggambar (menghiasi) di dalamnya gambar-gambar (orang-orang shalih terse
but). Maka mereka adalah sejelek-jelek makhluk di sisi Allah pada hari kiamat.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Aisyah radliyallaahu ‘anha)

3. Kandang dan tempat menderumnya unta.
Rasulullah shallallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda:
“Shalatlah kalian di kandang kambing dan janganlah kalian shalat di kandang unta.” (hadits ini adalah lafazh Ahmad) [Dishahihkan al-Albani rahimahullah pada hadits at-Tirmidzi dengan lafazh yang sama dari Abu Hurairah pent-]

4. Kamar mandi
Rasulullah shallallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda:
“Bumi semuanya adalah masjid (tempat shalat) kecuali pekuburan dan kamar mandi.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibnu Hibban, dan al-Hakim dari Abu Sa’id al-Khudri. Dishahihkan al-Albani rahimahullah dalam Shahihul Jaami’ : 2767-pent)

5. Semua tempat yang setan berlindung di dalamnya, seperti tempat-tempat kefasikan dan tempat-tempat mesum. Juga gereja-gereja dan biara-biara.
Berdasarkan hadits dari Abu Hurairah radliyallaahu ‘anhu:
“Kami tertidur bersama Nabi shallallaahu ‘alayhi wa sallam. Dan kami tidak terjaga sampai mentari telah terbit. Maka Rasulullah shallallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda:
Hendaklah setiap orang membawa pergi binatang tunggangannya. Sebab tempat kita ini ada setan disana.” (HR. Ahmad dalam musnadnya, Muslim, dan an-Nasa’i). Beliau tidak shalat disana.

6.  Di tanah rampasan (secara paksa-pent)
Oleh karena itu shalat di tanah rampasan adalah haram menurut kesepakatan ulama sebagaimana yang dinukilkan oleh an-Nawawi (1)

7. Masjid dhirar (2) di dekat Quba’ dan semua masjid yang dibangun dalam rangka menimbulkan kemudharatan dan memecah belah diantara kaum muslimin.

Berdasarkan firman Allah Ta’aala (artinya):
“Dan (diantara orang-orang munafik itu) ada orang-orang yang mendirikan masjid untuk menimbulkan kemudharatan (pada kaum mukminin), untuk kekafiran, dan untuk memecah belah antara orang-orang mukmin dan menunggu kedatangan orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak dahulu…” (3)

8. Tempat-tempat yang ditenggelamkan ke dalam bumi dan diadzab. Karena tidak boleh masuk ke dalamnya secara mutlak kecuali dengan menangis dan merasa takut kepada Allah.

Berdasarkan sabda Nabi shallallaahu ‘alayhi wa sallam ketika beliau melewati daerah al-Hajar (4):
“Janganlah kalian masuk ke rumah-rumah kaum yang diadzab tersebut (yakni penduduk al-Hajar) kecuali kalian dalam keadaan menangis. Jika kalian tidak bisa menangis, maka janganlah kalian masuk ke daerah mereka. Sebab aku kuatir akan menimpa kalian seperti apa yang telah menimpa mereka.” Kemudian beliau shallallaahu ‘alayhi wa sallam menyelubungi kepala beliau dengan kain burdahnya dalam kondisi beliau berada di atas tunggangannya. Lalu beliau bersegera memacu tunggangannya hingga melewati lembah (al-Hajar) itu. (Diriwayatkan dengan lafazh yang sedikit berbeda oleh al-Bukhari dan Muslim dari Ibnu ‘Umar radliyallaahu ‘anhuma-pent).

9. Tempat yang tinggi dimana imam berdiri disana dan tempat tersebut lebih tinggi dari tempat para makmum.
“Rasulullah shallallaahu ‘alayhi wa sallam melarang imam untuk berdiri di atas sesuatu, sedangkan manusia berada di belakangnya. Yakni dibawahnya.” (Diriwayatkan oleh ad-Daruquthni dari sahabat Abu Mas’ud al-Anshari radliyallaahu ‘anhu.  Diriwayatkan pula oleh al-Hakim dari Hudzaifah  radliyallaahu ‘anhu. Dishahihkan al-Albani rahimahullah-pent)

10. Tempat diantara tiang-tiang yang para makmum berbaris disana.

Berkata Abdul Hamid bin Mahmud, rawi hadits:
“Kami shalat di belakang salah seorang pimpinan dari pemimpin-pemimpin (pemerintahan). Lalu manusia mendesak kami sehingga kami shalat diantara 2 tiang. Maka Anas bin Malik radliyallaahu ‘anhu mengakhirkan (menunda shalat berjama’ah). Ketika kami telah selesai shalat, Anas berkata:
“Dahulu kami menghindar dari ini (shalat diantara 2 tiang) di masa Rasulullah shallallaahu ‘alayhi wa sallam.” (H.R. Abu Dawud, An-Nasa’i, At-Tirmidzi, Al-Hakim, dan Ahmad). Dishahihkan al-Albani rahimahullah-pent.

(Dinukil dari Ats-Tsamarul Mustathab karya al-Imam Al-Albani rahimahullah).
______

Catatan kaki:
1. Beliau adalah al-Imam al-Hafizh Abu Zakaria Yahya bin Syaraf an-Nawawi rahimahullah, salah satu ulama besar madzhab Syafi’iyyah. Pengarang banyak karya tulis. Salah satu karya monumental beliau adalah kitab Riyadhush Shalihin.

2. Masjid dhirar adalah masjid yang dibangun oleh kaum munafikin di masa Nabi shallallaahu ‘alayhi wa sallam untuk melancarkan makar kepada beliau dan para sahabat radliyallaahu ‘anhum. Masjid tersebut akhirnya dihancurkan oleh Nabi shallallaahu ‘alayhi wa sallam setelah Allah menurunkan Q.S. at-Taubah:107.

3. Q.S. at-Taubah:107

4. Daerah tempat tinggal kaum Tsamud, kaum Nabi Shalih. Mereka mendustakan Nabi mereka dan menyembelih unta yang Allah jadikan sebagai bukti kenabian Shalih ‘alayhis salam. Mereka diadzab oleh Allah dengan suara yang sangat keras dari langit dan gempa sangat dahsyat dari arah bawah mereka sehingga melayanglah ruh-ruh mereka. Tidak ada satu orangpun tersisa dari mereka. Lihat tafsir al-Qur’an libni Katsir surat al-A’raf:75

══════ ❁✿❁ ══════

http://telegramme/aleslam_alhak
تابعونا على الفيسبوك:
https://m.facebook.com/aleslam.alhak

(Alih Bahasa: Abu ‘Abdillah Rahmat. Muraja’ah: al-Ustadz Abu ‘Utsman Kharisman hafizhahahullaah.)

Majmu’ah AL ISTIFADAH
http://bit.ly/tentangwalis

http://walis-net.blogspot.com/2016/02/tidak-boleh-melakukan-shalat-di-10.html

No comment for Tempat-tempat Terlarang untuk Melakukan Shalat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *